Pesan
untuk Emak-Emak yang Telat Eksis di Sosmed
Ilustrasi
Kemajuan
jaman bagaikan mata pisau, satu sisi bisa menguntungkan dan sisi lainnya bisa
merugikan, tergantung bagaimana menggunakannya. Banyak orang yang berhasil
memanfaatkan kemajuan jaman untuk membuat sebuah karya yang menghasilkan, yang
lain membuat sensasi yang merugikannya sendiri.
Berbicara tentang kemajuan jaman, di tahun 2019 ini masih jamannya sosial media yang menjadi rajanya. Bahkan dengan tenarnya sosmed, rang-orang yang baru memegang hape dijamin langsung ingin punya sosmed untuk bergaul di dunia maya. Yang awalnya hanya sekedar kepo, lama-lama jadi pengin eksis dan tenar di sosmed.
Jangan
kaget ketika membuka akun fb yang sudah usang kemudian mendapati teman-teman
lama yang dulu ramai sudah mulai off dan digantikan warga baru yang sedang semangat-semangatnya
memviralkan diri. Bukan ABG labil lagi, tapi sekumpulan emak-emak yang kini
menguasai sosmed yang satu ini.
Ada
yang hobinya upload foto, entah itu sekedar foto masakan, foto liburan bareng
suami, foto sehabis dandan, foto kondangan dan lain sebagainya. Menyebarkan
kabar heboh yang terkadang gak jelas asli atau hoax. Belum lagi ghibah bareng
temen-temen satu genk tongkrongan untuk ghibah mak-emak lain yang nggak
sejalan.
Terkadang
mereka ini nggak menyadari jika kelakuannya di sosmed bisa dilihat banyak orang
dan saking eksisnya sampai lupa jika kelakuannya itu terkadang melewati batas.
Entah marah-marah dan menyebarkan masalah pribadi di publik atau kelakuan
absurd lain yang terkadang cukup membuat anak muda merasa aneh ketika melihatnya.
Seakan
belum cukup eksis di fb, mak-emak ini juga eksis di status WhatsApp untuk
membagikan kegiatan hariannya dan tentu saja mengeluh. Sebagian lain yang agak
gaul kemudian membuat akun IG untuk membagikan foto anaknya dan foto dirinya
yang tengah selfie sehabis dandan. Nggak ada yang salah sih, cuma terkadang
aneh saja karena di dunia asli mereka ini pendiam dan terlihat bijaksana
banget, tapi saat di dunia maya malah seakan mengeluarkan sisi lain dari
dirinya yang cukup mengagetkan.
Semua
kelakuan di dunia maya ada efek sampingnya dan beberapa mak-emak yang cukup
eksis sudah terlihat hasilnya. Tetangga yang tadinya adem ayem, ada yang mulai
ribut-ribut hanya karena masalah singgung-menyinggung di sosmed. Belum lagi
yang kelewatan batas hingga akhirnya seakan jadi ABG lagi dan kehidupan rumah
tangganya mulai terganggu hingga akhirnya bercerai hanya karena efek dunia maya
yang bisa dibilang terlambat mereka cicipi.
Pada
dasarnya bukan hanya emak-emak saja, karena banyak pula bapak-bapak berkumis
yang juga punya kelakuan absurd di dunia maya. Belum lagi ditambah dengan anak
SD yang terlalu dini mencicipi dunia maya yang terlalu bebas ini. Terkadang
rasanya kasihan melihat mereka yang polos harus memasuki dunia yang begitu
bebasnya. Takutnya kelewatan batas hingga akhirnya jadi masalah.
Nggak
kepikiran juga jika mereka mulai mengenal sosmed lain yang lebih nakal lagi,
lalu membuat akun dan aktif di dalamnya. Hmm, bisa-bisa malah jadi jalan yang
buruk untuk kehidupan awal mereka yang sebelumnya damai dengan kehidupan
sederhana.
Mak,
menjaga rumah memang membosankan dan jika suami nggak ngajak plesir terkadang
membuat hidup terasa membosankan. Tapi, eksis di sosmed bukan pelarian yang
baik ketika belum paham dengan skema di dalamnya. Jangan sampai hiburan itu
malah jadi masalah bagi kehidupan nyata kalian.
Tidak
ada larangan untuk eksis di sosmed, tapi ada baiknya berfikir terlebih dahulu
sebelum melakukan sesuatu di dunia maya. Soalnya internet ini begitu banyak
menyimpan rahasia yang tidak kita ketahui dan semakin sedikit kita tahu tapi
terlalu banyak aktif malah membuka peluang resiko kerugian bagi kita sendiri.
Jadilah
diri sendiri dimanapun berada, jika di dunia nyata kita seorang yang pendiam
maka jalani juga sikap itu di sosmed. Lalu, ingatlah bahwa apa yang anda
lakukan di dunia maya bisa dilihat siapa saja yang bisa mengaksesnya dan bukan
tidak mungkin ada yang memanfaatkan kepolosan anda untuk sesuatu yang tidak
baik.

0 Komentar untuk "Pesan untuk Emak-Emak yang Telat Eksis di Sosmed"