Pemeriksaan
Virus Corona 6 WN Tiongkok di Rote.

Enam orang warga negara (WN) Tiongkok
terdampar di perairan Laut Desa Faidua, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote
Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (28/1/2020).
Mereka ditemukan terdampar dengan perahu
tradisional bersama ABK asal Indonesia. Keenam warga Tiongkok itu kemudian
dibawa ke Pos TNI AL Papela.
Setelah diamankan, mereka menjalani
pemeriksaan medis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao terkait kemungkinan
terjangkit virus corona.
Polres Rote Ndao telah mendata identitas enam
orang WN Tiongkok yang terdampar di Perairan Laut Desa Faidua tersebut.
Mereka adalah Fan Shenghong, Cui Henggo, Hang
Yongsheng, Wang Sisen, Han Baolin dan Chu Kaishan. Mereka berasal dari Provinsi
Jiangsu, Tiongkok.
Saat ini Rabu (29/1/2020), keenam WN Tiongkok
itu masih berada di Pos TNI Angkatan Laut Papela menunggu hasil pemeriksaan
medis dan keimigrasian.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang
Syahril mengatakan, pihaknya sementara memproses enam warga negara asing (WNA) asal
Tiongkok yang ditahan itu.
Selanjutnya akan diperiksa lebih lanjut untuk
menentukan tindakan keimigrasian sesuai ketentuan yang berlaku.
6
Warga China Terdampar di NTT, Negatif Virus Corona.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang
Syahril mengatakan enam warga China yang ditahan setelah terdampar di perairan
Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, tidak terjangkit virus
corona.
“Sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan
terhadap enam WNA China itu, hasilnya negatif virus corona,”kata syahril.
Dia mengatakan hal itu menanggapi pertanyaan
terkait apakah WNA China yang terdampar di Rote Ndao terinfeksi virus corona
tipe baru (2019-nCov) yang saat ini sedang menjadi perhatian dunia.
Virus corona menyerang wilayah Wuhan, ibu
kota Provinsi Hubei, China, pada Desember 2019 lalu dan hingga saat ini terus
menyebar dengan jumlah penderita yang semakin bertambah.
Syahril mengatakan, temuan keberadaan WNA
China di Rote Ndao pasti selalu dikaitkan dengan virus corona yang saat ini
mewabah di berbagai negara.
“Hal ini dapat menimbulkan keresahan
masyarakat terutama di Rote Ndao. Namun demikian sudah dilakukan pemeriksaan
dan hasilnya negatif virus corona,” katanya.
Oleh karena itu, kata dia, perlu diinformasikan ke publik untuk mencegah
adanya hoaks yang memicu kekhawatiran atau ketakutan berlebihan di masyarakat
terutama di Rote Ndao.
Syahril menambahkan, saat ini ini pihaknya
sementara memproses lebih lanjut keberadaan WNA China tersebut dengan
menerjunkan petugas intelijen keimigrasian untuk melakukan pengawasan.
Selain itu, pihaknya juga melakukan telaah
atau anatomi kasus berdasarkan informasi awal. Selanjutnya akan diperiksa lebih
lanjut untuk menentukan tindakan keimigrasian sesuai ketentuan yang berlaku.

0 Komentar untuk "Proses, serta Hasil Pemerikasaan Virus Corona bagi 6 WN China yang Terdampar di Rote – NTT."