Teknik
Presentasi
Presentasi
merupakan salah satu bagian dari aktivitas berkomunikasi yang bertujuan
memperkenalkan sesuatu kepada orang lain. Presentasi yang dianggap efektif
tidak hanya mampu menarik perhatian audien, namun juga dapat menggerakan audien
untuk melakukan sesuatu hal.
Agar presentasi menjadi efektif, perlu menggunakan teknik presentasi.
Agar presentasi menjadi efektif, perlu menggunakan teknik presentasi.
1. Penyusunan
Slide
Halaman pada perangkat
lunak penyaji presentasi umumnya disebut slide. Slide digunakan
sebagai alat yang memudahkan audien memahami apa yang disampaikan oleh
presenter (orang yang melakukan presentasi). Karena peranannya, dalam menyusun
slide harus memperhatikan fokus dan kesesuaian dengan yang disampaikan oleh
presenter, sehingga mampu menarik perhatian audien. Slide yang efektif
tidak hanya dapat menarik perhatian audien, tetapi dapat pula menentukan apakah
audien akan tergerak melakukan sesuatu yang diinginkan oleh presenter.
2. Presentasi
= Bercerita
Dokumen word merupakan
kumpulan teks yang memiliki keterbatasan untuk menggambarkan emosi. Berbeda
dengan sinema berupa media dengar-pandang yang sarat akan emosi. Presentasi berada
di antara keduanya karena dapat dilengkapi dengan Slide yang memuat teks serta
media dengar-pandang. Inilah yang membuat presentasi dan bercerita memiliki
kesamaan, dan cara mengungkapkan ide yang paling efektif adalah melalui cerita.
3. Sederhana,
bukan seadanya
Buatlah slide sederhana,
namun tidak semaunya. Coba Anda perhatikan tampilan halaman mesin penelusur
Google yang dibuat sangat sederhana, tidak meletakkan apapun semaunya karena desain
dirancang sesuai dengan peruntukannya, yaitu sebagai mesin penelusur dan tidak
disertai dengan beragam tampilan yang membingungkan pemakai.
4. Hindari
Text-Oriented
Slide yang
berisi teks akan membuat bosan pemirsa dan menghilangkan ketertarikan mereka. Slide
yang dipaksa menjadi dokumen disebut slide-ument. Harus diingat
bahwa teks yang dibaca audien hanya bertahan 2 menit di memori otak, serta
perhatian pemirsa tidak lagi kepada presenter melainkan terfokus membaca teks.
5. Visual
dan Verbal
Dengan visualisasi,
audien lebih lama mengingatnya. Namun tentu hal ini akan berbeda dengan seseorang
yang kemampuan mengingatnya bukan visual, melainkan verbal.
6. Gangguan
Seringkali kita
memasukan semua gambar yang kita miliki atau yang kita suka ke dalam slide,
tanpa memerhatikan apakah gambar yang dimasukan akan memperkuat pesan yang
disampaikan.
Gambar yang menjadi noise,
selain mengalihkan fokus, juga akan mempersempit ruang slide.
7. Unsur
Emosi
Selengkapnya
Klik Disini.!

0 Komentar untuk "Teknik Presentasi - Simkomdig"